Keka #9

“Bacakan aku satu kisah.”

Ia memberikan sebuah buku dongeng ke tangan Keka.

“Hmm?”

“Ya.”

“Ya, apa?” tanya Keka, sambil tertawa.

“Bacakan aku satu kisah,” pintanya lagi

“Aku senang membaca buku tapi belum tentu aku bisa jadi pembaca yang baik.”

“Tidak apa-apa.”

Keka tertawa. “Tidak bisa.”

“Ayolah?”

“Ah! Baiklah.” Keka mengalah. “Satu mana?”

“Mana saja.”

Lantas tangan Keka sibuk membuka-buka lembaran buku.

“Pilih saja satu yang pendek.”

“Ini?”

“Boleh.”

Keka tertawa lagi. “Aku tidak bisa.”

“Bisa!”

Suatu ketika setiap hari kota dilanda kegelapan. Seluruh rumah menjadi gelap gulita, kecuali sebuah rumah dengan taman yang indah. Sebab, di sana ada bunga matahari yang cantik, warnanya begitu menggelitik. Seorang lelaki selalu menyiraminya dan seorang perempuan selalu menyentuhnya, dan perempuan itu berkuasa penuh atasnya.

Warga kota pun berdatangan. Beri aku setangkai bunga matahari, pinta mereka.

Baiklah, tapi ada syaratnya, ujar perempuan itu. Kalian harus selalu menyiram dan menyentuhnya dengan cinta.

Tapi warga kota menjadi rakus dan kalap. Mereka berebut dan mencabut bunga matahari seperti alap-alap. Akhirnya bunga matahari habis tercerabut, tapi perempuan penguasa bunga masih tersenyum lembut. Ia masih menyimpan bunga-bunga lainnya.

Keesokan harinya, ia mencium bunga kupu-kupu, dan sekejap saja ia sudah terbang bersama kekasihnya bagai debu. Dan warna rumah-rumah kembali menjadi abu-abu.

“Kamu membacanya terlalu cepat.”

Keka tertawa.

“Aku sudah katakan padamu, aku bukan pembaca cerita yang baik.”

Kita memang bukan tokoh-tokoh dalam novel Bernhard Schlink, The Reader. Aku bukan Hanna Schmitz, perempuan yang usianya jauh lebih tua dan tak bisa membaca. Kau bukan Michael Berg, anak muda yang sedang mengalami masa puber dan jatuh cinta pada Hanna. Kita bukan dua orang yang tengah menjalin cinta. Kita tak punya ikatan apa-apa, tapi ada kehangatan yang mendalam dan selalu tersulam.

Dan, aku tak akan menjadi Hanna yang tiba-tiba menghilang tanpa pesan.*

 
Dokumentasi
Powered by mod LCA