Keka #8

“Lihat!” Ia membawa sebuah bingkisan.

“Kubawakan kau sesuatu.”

“Apa?”

“Untukmu.”

“Untukku?”

 

 

Keka #7

“Kenapa kau ingin bertemu lagi denganku?”

“Apakah harus ada alasan?” Ia tersenyum. Menggoda.

“Harus!” Suaraku kupaksakan tegas.

“Kalau begitu, mungkin, kau bisa mengatakan padaku apa itu.” Wajahnya kini serius.

Aku menarik napas dalam.

 

Keka #6

Aku memejamkan mata.

Bong menciumi pundakku, leherku, dengan ciuman-ciuman kecil.

”Keka, sayang.”

Bong memutar diriku menghadapnya. Membuka kancing bajuku dan membiarkannya jatuh. Tangannya bergerak, membelai tubuhku.

”Keka, sentuhlah aku juga.”

 

Keka #5

Sebelum turun, ia menyelipkan sesuatu ke dalam tangan Sendu.

”Sendu. ini nomor teleponku. Kalau-kalau....... Kalau-kalau saja.”

Dan bayangan laki-laki itu menggelombang lenyap.

 

Aku Keka. Aku akan bercerita tentang Sendu padamu.

Sendu bermata biru.

 
Dokumentasi
Powered by mod LCA